Tanya Jawab

Ruang ini kami sediakan bagi para tamu yang memiliki pertanyaan-pertanyaan ringan seputar fiqih atau yang lainnya. Insya Allah, kami akan membantu mencarikan jawabannya di kitab-kitab fatawa para ulama’.

Sebagai catatan, perlu diketahui bahwa pertanyaan-pertanyaan yang masuk akan mendapatkan tanggapan apabila kami online dan sudah menemukan jawabannya dari masyayikh atau asatidzah kita.

Kepada para pengunjung kami persilahkan….

17 Tanggapan

  1. Bismillahirrohmanirrohim,
    saya baru mengenal da’wah salaf ini dan saya ingin belajar untuk memperdalam ilmu agama tapi saya dari keluarga yang kurang mampu adakah pesantren yang membebaskan biyaya untuk belajar

    —Pengelola—
    Coba antum hub pesantren Minhajus Sunnah Magelang, Alamat : Ponpes Minhajussunnah, Jl. Raya Jogja Magelang Km. 13 Batikan Mungkid (0293)782005;
    atau Ma’had Ibnul Qoyyim, Alamat : di PP. Ibnul Qayyim Jl.Projakal Km.5,5 RT 29 No.111, Batu Ampar, Balikpapan, Kaltim (0542) 861712;

  2. assalamu’alaikum

    saya mau tanya, apakah jika dalam keadaan tidak suci ( sehabis kentut,kencing dll ) boleh menyentuh atau membaca mush’af Al-Qur’an?? karena saya sering kali setiap habis sholat shubuh selalu saja buan angin.

    [ admin ]
    Keluar dari khilaf para ulama’ kalau memungkinkan bagi anda untuk berwudhu’ itulah yang afdhol. Wallahu a’lam

  3. jika ada oranng shlat dgn hati tapi dia mampu berdiri

    [ admin ]
    Tidak sah shalat hanya dengan hati jika ia mampu berdiri. Wallahu a’lam

  4. sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan syukur ALhamdulillah atas adanya segmen ini yaitu tanya jawab seputar agama.
    pada kesempatan ini saya mau tanya:
    1. Bagaimana hukumnya semir rambut dengan warna hitam da/atau selainnya?
    2. Apakah ada sholat fajar itu? jika ada kapan dilaksanakan? berapa rakaatnya? Bagaimana hukumnya melakukan sholat fajar? Apa bedanya dengan sholat qobliyah subuh?
    sementara pertanyaan saya ini dulu, mohon penjelasannya sedetil mungkin dan disertai dalil Al quran dan hadis.
    jawaban bisa di e-mailkan
    demikian, atas bantuannya diucapkan terima kasih dan jazakumullahu ahsanal jaza. amin.

    [ admin ]
    1. Menyemir rambut dengan warna hitam adalah haram. Dalilnya adalah hadits Jabir bin Abdullah tentang kisah Abu Quhafah, ayah Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang dihadapkan kepada Rasulullah pada hari Fathu Makkah dalam keadaan rambutnya sudah putih. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Ubahlah (uban) ini, dan jauhilah warna hitam.” (HR. Muslim no. 2102)
    Al-Imam An-Nawawi menjelaskan, “Diharamkan menyemir rambut dengan warna hitam.” (Al-Minhaj 7/204)

    2. Mungkin yang anda maksud adalah hadits ‘Aisyah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Dua raka’at fajar lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)
    Yang dimaksud di sini -wallahu a’lam- adalah sunnah rawatib fajar. Dikerjakan sebelum shalat shubuh. Hendaknya dikerjakan secara cepat dengan memperhatikan thuma’ninah, pada raka’at pertama membaca surat Al-Kafiruun dan pada raka’at kedua membaca surat Al-Ikhlas. (Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin 14/192)

  5. Assalamu Alaykum….
    MasyaAllah blognya sarat dengan ilmu yg berfaidah. Ana sedang mencari software/file/kitab AlQur’an tulisan gundul(tanpa harakat) buat dipakai belajar ikhwan di kampung ana(sul-sel), kalau sekiranya antum punya harap di share…
    Jazaakallah khayran….

    [ admin ]
    Yang antum butuhkan kitab apa? Coba kunjungi http://warisansalaf.wordpress.com disitu menyediakan kitab2 ulama gundul gratis.

    • Yang ana maksud Mushaf Al Qur’an yg tanpa harakat, baik berupa sotware, file, maupun Kitab asli

  6. mengapa sebagian masyarakat membenci ajaran syeikh muhammad bin abdul wahhab. n mengapa kita tidak bisa taksub dalam satu mazhab. dan mohon dalilnya dan penjelasan yang rinci. mohon di kiri k e-mail ana

    [ admin ]
    Setahu kami, masyarakat yang tidak senang dengan ajaran beliau adalah masyarakat yang dekat dengan pergerakan tertentu, organisasi tertentu, dakwah tertentu, atau pegiat dakwah tertentu, yang mereka tidak senang dengan ajaran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Sehingga mereka mendoktrin masyarakat, atau menggambarkan kepada masyarakat bahwa ajaran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang merupakan ajaran tauhid, ajarannya para rasul, adalah ajaran yang bengis, ganas, dan menakutkan. Maka, sebagian Masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan tentang hakekat sebenarnya ikut terbawa arus mereka.

    Berbeda dengan masyarakat yang masih di atas fithrahnya, atau mereka yang sudah mengetahui hakekat dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, bukan hanya senang bahkan mereka memasukkan anak-anak mereka di pondok-pondok pesantren Salafy yang biasa di cap sebagai Wahhaby. Sebagaimana ini dapat disaksikan oleh realita yang ada.

    Bahkan jika dicermati lebih dalam, pemerintah di beberapa daerah yang sudah mengetahui sepak terjang dakwah Salafy lebih memilih mereka dan mengagumi kebagusan akhlaq mereka daripada pegiat dakwah lainnya. Walaupun akan di dapati personil atau individu salafy yang melakukan kekeliruan, kesalahan, baik dalam berucap dan berbuat. Ini tidak kami pungkiri, karena mereka semua adalah manusia.

    Adapun mengapa kita tidak ta’ashub kepada satu madzhab. Perlu di camkan bahwa perbedaan madzhab yang empat secara umum; Hanafi, Malik, Syafi’i, dan Hanbali hanya sebatas dalam urusan fiqih tidak sampai kedalam masalah ushul; manhaj dan aqidah.

    Maka kami Salafy tidak pernah berta’ashub kepada salah satu madzhab karena memang itulah petuah dari para imam-imam tersebut. Selama sebuah pendapat itu sesuai dengan dalil yang benar dan jelas maka itulah yang kami pegang. Adapun dalam permasalahan aqidah, maka aqidah kami -salafy- sesuai dengan aqidahnya empat madzhab tersebut secara umum.

    Sekedar tambahan, jika kita mempelajari dengan seksama karya tulis syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab akan di dapati bahwa setiap point yang beliau sebutkan pasti disertai dalil dari al-qur’an, hadits, atau pendapat ulama’ terdahulu. Maka dari sini kita paham, bahwa dakwah beliau bukanlah dakwah dari akal pikir , hasil renungan, atau dari mimpi Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Barakallahu fiikum

  7. pak saya punya ijazah pemanggil khodam asmaul husnah dan dari khodam ayat dari seorang ustad, apa dasar hukumya? Boleh atau tidak?

    [ admin ]
    Tidak boleh, wallahu a’lam

  8. Bismillah,

    Mau tanya ustadz, adakah doa atau dzikir yang dibaca salafus shalih ketika hendak menuntut ilmu (mau memulai belajar)?. Tolong bisa dituliskan teks arabnya.

    Selama ini saya membaca doa sebagaimana Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam mendoakan Ibnu Abbas, hanya lafazh hu saya ganti na >> “Allahumma faqqihna fiddin wa’allimna ta’wil”. Apakah ini dibolehkan?
    Jazakallahu khoir.

    [ admin ]
    Kalau do’a khusus ana blm tahu, tapi dibolehkan bagi kita untuk berdo’a dengan bentuk apa saja selama itu brmanfaat bagi kita dan tidak bertentangan dengan syari’at.
    Adapun do’a khusus ketika menuntut ilmu saya pribadi belum tahu… Barakallahu fiik

  9. Assalamu’alaikum ya Ustad…
    saya mau tanya tentang sholawat nariyah bagaimana hukumnya saya sebagai manusia yang sangat awan sangat bingung karena ada yang mengatakan tidak boleh, tapi dilingkungan saya tinggal banyak yang pakai sholawat tersebut dan mereka adalah ustad dan habaib. mohon penjelasannya agar hati ini menjadi lebih yakin.

    —admin—
    Maaf baru balas sekarang, maklum baru bisa online. Untuk sholawat nariyah bisa anda baca disini : http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=160

  10. Bismillah..

    Assalamu’alaikum ustad,,
    ana mau tanya tentang hukum sholawat nariyah apakah diperbolehkan atau tidak dalam islam?
    belum lama ini saya mendapatkan perbedaan pendapat tentang sholawat tersebut.
    sebagai manusia yang sangat awan ana bingung karena sholawat tersebut banyak yang pakai dan mereka adalah ustad dan habaib. mohon penjelasannya agar hati ini menjadi yakin.

    —admin—
    Maaf baru balas sekarang, maklum baru bisa online. Untuk sholawat nariyah bisa anda baca disini : http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=160

  11. assalamu’alikum

    ust, apakah kita bole mengonsumsi produk buatan negara kafir sepert israel, karena waktu saya membeli minuman soda teman ana marah katanya saya telah membantu membunuh rakyat palestina?
    Dan apakah mengonsumsi produk mereka termasuk ber tasyabuh terhadap mereka?

    jazakallah khairan

    —admin—
    Memang para pemuda yang semangatnya tinggi menganggap bahwa mengkonsumsi makanan orang kafir itu adalah harom. Tapi sayang itu semua tidak ada dasarnya, kita lihat saja sejarah nabi kita, bagaimana beliau memakan paha kambing hadiah dari seorang wanita yahudi.
    Kalau memang teman anda itu konsekuen, coba saja perhatikan perabot rumah tangganya, apakah sudah dijamin made in moslim???? Belum tentu buatan indonesia itu berarti buatan orang muslim lo… Hayyakallah

  12. Assalamualaikum ustadz,

    Mohon fatwa sehubungan dengan gejolak di mesir dan Yaman?
    Jazakallahu khoiron

  13. assalaamu’alaykum
    bagaimana sikap/fatwa para masyayikh dakwah di Yaman terkait dengan apa yang terjadi di Yaman berupa demo penggulingan Presiden Ali Abdullah Shalih?mohon pencerahannya Ustadz.jazakumullohu khoyron

    —admin—
    Sikap para ulama’ tetap seperti keyakinan ahlus sunnah, yaitu tidak merestui kegiatan-kegiatan seperti itu.

  14. saya mutanya tentang kebnrn isi web dibwh ini ttg kebnrnya dmn disan membhs bantahan2 ttg bit’ah
    alamtnya : everyoneweb.com

    –admin–
    Wallahu a’lam, kami tak tahu

  15. aslmkum
    subhanallah, saya menyukai tentang salafiyah, usatad. mo tnya hukum memakai siwak pada saat puasa, dan apa boleh kita blajar kitab lewat internet, tanpa ada perantara guru langsung, bingung

    —-admin—-
    Hukum siwak di siang ramadhan tidak mengapa, adapun gosok gigi dengan pasta gigi hukum asalnya juga tidak mengapa, akan tetapi alangkah baiknya dihindari…
    Adapun belajar lewat internet, boleh-boleh saja akan tetapi diusahakan tidak hanya berpatokan dengan internet tanpa guru. Karena khawatir kita salah memahami maksud ilmu yang kita ambil dari internet, sehingga kita tergelincir. Wallahu a’lam

  16. Bismillah,
    Tanya: Apa hukumnya mendengarkan bacaan Al Quran dari ahlul bid’ah. Contoh, Syaikh Misyari rasyid adl seorang ikhwani (manhaj ikhwanul Muslimin), apakah boleh kita mendengarkan muratal dari beliau?
    Jazakallahu khoir.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: